Memang tidak ada hari yang mudah,setiap hari selalu ada rasa sakit,penderitaan ataupun tantangan..
Tidak ada hal yang lunak dalam hidup ini,tetapi juga ada yang Mustahil untuk dilakukan..
Mazmur 118 : 24 berkata," Inilah hari yang dijadikan Tuhan,marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!"
Kata "Hari" mempunyai arti : rentang waktu mulai dari terbitnya Fajar sampai datangnya senja,
Rentang waktu yang dari terbitnya Matahari dan sampai terbenamnya..
Dari pagi sampai sore..
Jika Tuhan menjadikan waktu atau hari-hari yang ada,maka setiap hari pasti adalah Hari yang baik..
Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita,baik itu kesakitan,kesedihan,pergumulan ataupun dukacita,semuanya itu terjadi dalam sepengetahuan Tuhan..
Hari yang baik identik dengan hari yang Beruntung..
Ketika Allah menciptakan Dunia,Dia menciptakan langit,perairan,Dia menciptakan malam,Dia menciptakan Siang..
Setelah siap dengan ciptaannya,Dia melihat bahwa segala sesuatunya Baik adanya ( Kejadian 1 : 21 )
Sebenarnya Kita manusialah yang menciptakan hari baik maupun buruk..
Dan kita berusaha membuat hari kita slalu baik,seperti yang tertulis di Alkitab 1 Petrus 3 : 10-12
-Jaga Lidah
-Lakukan yang baik
-Carilah perdamaian..
Menjaga Lidah berarti belajar memperkatakan hal-hal yang positif dan jujur
Memulai hari dengan ucapan positif akan menghasilkan energi dan semangat yang positif..
Mari kita menjaga dan memelihara perkataan kita agar oranglain tidak tersandung akan kata-kata kita..
Melakukan yang baik artinya selalu belajar dari pengalaman diri kita sendiri agar tak sama memperlakukan orang yang pernah terluka hatiny karna kita dan mengulangi hal yang sama..
Untuk mencapai sesuatu kita membutuhkan oranglain dan sebaiknya kita bisa memelihara perdamaian dengan semua orang..( Roma 12 : 18 )
" Persahabatan ibarat tangga..
Semakin banyak sahabat,semakin banyak pula tangga yang bisa kita naiki utk mencapai kesuksesan!
Jadikanlah setiap hari menjadi hari yang baik!!
Baik tidaknya hari-hari kita,tergantung bagaimana kita mengisi hari-hari tersebut"
=>The Bible says, "God so loved the world that He gave His one and only Son, that whoever believes in Him shall not perish, but have eternal life" =>"Karena Allah begitu mengasihi dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16)
Jesus Always in My live
Rabu, 23 November 2011
Minggu, 20 November 2011
Keberanian Untuk Melangkah
Pada dasarnya manusia memiliki kebiasaan untuk memegang erat materi,kebiasaan,ataupun cara berpikir lama dan tidak berani membuka diri terhadap perubahan.
Ini karena kekhawatiran atas ketidakpastian pada masa akan datang..
Keberanian untuk melepaskan apa yang menurut kita sangat berharga seringkali membuahkan hasil yang lebih baik..
Apalagi hal itu jika berhubungan dengan kehendak atau perintah Tuhan kepada kita..
Rasanya memang berat untuk melepaskan kebiasaan-kebiasaan ketika kita masih berada dalam kuasa Dosa..
Berat rasanya untuk meninggal kebiasaan yang penuh "Kesenangan"..
Tapi mungkin kita tidak pernah terpikir akan akibatnya pada masa akan datang..
Kebiasaan yang tidak baik hanya akan menyeret kita pada kehancuran..
tetapi mereka yang berani melepaskan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak baik,akan menuai hasil yang baik sesuai ketaatan kepada perintah Tuhan..
Ketika Tuhan memberikan panggilan Khusus untuk sebuah tugas yang baru menuntut kita harus meninggalkan yang lama itu..
Maka mulailah kita khawatir dan menimbangi segala sesuatunya apa yang akan terjadi esok..
Akhirnya kita memilih untuk tetap memegang erat apa yang sudah ada ditangan kita,dan mengabaikan kehendak Tuhan..
Jika Tuhan menuntut kita mau berubah,kita harus berani berubah!!
Tanpa keberanian untuk berubah,seseorang tidak akan mengalami kemajuan..
Ini karena kekhawatiran atas ketidakpastian pada masa akan datang..
Keberanian untuk melepaskan apa yang menurut kita sangat berharga seringkali membuahkan hasil yang lebih baik..
Apalagi hal itu jika berhubungan dengan kehendak atau perintah Tuhan kepada kita..
Rasanya memang berat untuk melepaskan kebiasaan-kebiasaan ketika kita masih berada dalam kuasa Dosa..
Berat rasanya untuk meninggal kebiasaan yang penuh "Kesenangan"..
Tapi mungkin kita tidak pernah terpikir akan akibatnya pada masa akan datang..
Kebiasaan yang tidak baik hanya akan menyeret kita pada kehancuran..
tetapi mereka yang berani melepaskan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak baik,akan menuai hasil yang baik sesuai ketaatan kepada perintah Tuhan..
Ketika Tuhan memberikan panggilan Khusus untuk sebuah tugas yang baru menuntut kita harus meninggalkan yang lama itu..
Maka mulailah kita khawatir dan menimbangi segala sesuatunya apa yang akan terjadi esok..
Akhirnya kita memilih untuk tetap memegang erat apa yang sudah ada ditangan kita,dan mengabaikan kehendak Tuhan..
Jika Tuhan menuntut kita mau berubah,kita harus berani berubah!!
Tanpa keberanian untuk berubah,seseorang tidak akan mengalami kemajuan..
Sabtu, 19 November 2011
Bijak Mengambil Keputusan
"Tertawa beresiko memperlihatkan Kebodohan..
Menangis beresiko memperlihatkan Kecengengan..
Bertemu oranglain beresiko memperlihatkan Keterlibatan..
Menunjukkan perasaan beresiko menunjukkan Diri kita yang sebenarnya..
Mengemukakan gagasan-gagasan,impian-impian dihadapn orang banyak beresiko Kehilangan semua impiannya..
Mencintai beresiko untuk Disakiti dan Tak dicintai..
Hidup beresiko Meninggal..
Berharap beresiko Putus Asa..
Mencoba beresiko untuk Gagal"
Artinya semua keputusan dan tindakan yang kita ambil dalam hidup ini menghasilkan Resiko..
Didalam kehidupan ini banyak orang yang tidak berani melangkah karna takut akan resiko..
Orang yang takut dan tidak berani mengambil resiko,tidak melakukan terobosan apapun dalam hidupnya..
Mintalah hikmat dari Tuhan disaat kita berhadapan dengan pilihan yang beresiko,dan jangan pernah kita melangkah mundur jika dihadapan kita ada resiko..
jadikanlah itu sebagai tantangan dan batu loncatan yang mampu membuat kita termotivasi dan melakukan yang terbaik..
Jangan pernah putus asa sebelum mencoba..
Karna Tuhan lebih menghargai orang yang putus asa karna sudah mau mencoba daripada orang yang hanya bisa berdiam diri..
"Jika Kita Tidak Berani mengambil resiko yang kecil,maka kita akan menghadapi resiko yang lebih besar lagi"
Salam Damai
Langganan:
Komentar (Atom)
