Jesus Always in My live

Jesus Always in My live

Sabtu, 30 Juni 2012

DIAM LEBIH BAIK KETIKA KITA DIHADAPKAN DENGAN SUATU PERSOALAN DENGAN ORANGLAIN

Dalam hidup berinteraksi dengan oranglain,peluang untuk terjadinya gesekan.
Bukan hanya dalm lingkungan sekolah,kuliah,ataupun pekerjaan dan pelayanan pun lazim terjadi perbedaan cara pandang dan prinsip hidup.
jika tidak disikapi dengan bijak,tentu akan membahayakan kelangsungan dari pelayanan itu sendiri.
Berdiam diri adalah sikap terbaik ketika kita tengah berada dalam badai kritik.
Ini menjadi suatu momentum bagi kita untuk sejenak memperlambat langkah,lebih banyak mendengar daripada berbicara,serta memberi kita cukup waktu untuk mengevaluasisetiap langkah yang sudah kita ambil.
Perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam sebuah hubungan dengan orang-orang disekitar kita.
Semua kembali pada respon yang kita akan lakukan untuk menanganinya.
Bahkan dalam kritik yang tajam sekalipun,tetap ada satu poin positif yang bisa diambil,yakni bahwa Orang yang mengkritik kita memberikan perhatian pada kita!

Mengalah bukan berarti kalah!
Kemampuan untuk menguasai diri, penuh kontrol, dan berdiam diri justru menunjukkan kualitas pribadi yang matang.
Kitab Amsal secara lugas berkata," siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri "
Seorang yang bijak tahu kapan harus berdiam diri dan tahu kapan harus berbicara.
Jika situasi masih panas,akan lebih baik jika kita mundur sejenak.
Firman Tuhan dalam Roma 12 : 18 berkata,"Sedapat-dapatnya,kalau hal itu bergantung padamu,hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!"
Hal yang sama juga harus kita lakukan ketika kita menghadapi fitnah.
Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.
Sebagai domba Allah kita cukup berdiam diri dan menantikan Dia.
Biarkan Tuhan Sang Gembala Agung yang menjadi Pembela kita,karena dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatan kita..

Sabtu, 23 Juni 2012

Memupuk Kebiasaan Baik

Didalam hidup karakter seseorang akan bertumbuh kuat sesuai dengan apa yang Ia pupuk.
 Apabila kita membiasakan sifat pendendam,tidak sabaran, rendah diri atau apapun sifat negatif lainnya,hanya akan membuat hidup kita slalu negatif.
Sering kita mengeluh tentang keadaan kita,berbicara negatif tentang oranglain,dan masih banyak hal lainnya yang membuat kita cukup masuk akal untuk mengeluhkannya.
Dan apabila kita mengeluh,kita terkadang merasa lega dan kita cenderung slalu Nyaman memupuk pikiran negatif tersebut.
Penting kita ketahui bahwa ternyata kebiasaan kita seperti ini hanya akan menjerumuskan kita untuk melakukan hal-hal negatif lainnya,seperti mulai menyalahkan Tuhan.
Untuk itu,mari jangan biarkan sifat negatif berkembang didalam hidup kita!!
Kebiasaan baik maupun buruk yang kita lakukan akan sangat menentukan dan mempengaruhi masa depan kita.
" 90 persen dari perilaku kita setiap hari dibangun dari kebiasaan kita sendiri "
 Kebiasaan baik,bisa dikembangkan dengan mengupayakn hidup yang sesuai dengan ayat Alkitab.  
" Hanya,hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus "
 Firman Tuhanlah yang menjadi standard dalam berperilaku Baik.
 Tak ada yang tertulis didalam Alkitab yang bertolak-belakang dengan tindakan yang baik!
 Dan hasilnya nantinya bahwa,karakter yang baik lahir dari kebiasaan dalam melakukan Firman Tuhan!  
" kebiasaan yang baik akan melahirkan karakter yang baik! Karakter yang baik akan melahirkan masa depan yang baik pula! "
 Percayalah,setiap orang bisa berubah dan mengembangkan kebiasaan baik.  
"Kebiasaan baik itu merupakan suatu perjuangan seumur hidup yang harus dilatih terus-menerus tanpa ada kata PUTUS ASA! "

Senin, 09 Januari 2012

Permata Hatiku

Dengan segnap hati dan jiwaku kudatang padaMu dalam kerinduan..
KasihMu yang sanggup mengubahku dan menguatkanku dalam pengharapan..

Yesus Engkaulah Permata Hatiku..
Dunia tak dapat menggantikanMu..
KemuliaanMu tercurah bagiku..
Menjadikanku Indah dan semakin Indah bagiMu..
^^

Rabu, 23 November 2011

Semua Hari adalah Baik

Memang tidak ada hari yang mudah,setiap hari selalu ada rasa sakit,penderitaan ataupun tantangan..
Tidak ada hal yang lunak dalam hidup ini,tetapi juga ada yang Mustahil untuk dilakukan..
Mazmur 118 : 24 berkata," Inilah hari yang dijadikan Tuhan,marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!"

Kata "Hari" mempunyai arti : rentang waktu mulai dari terbitnya Fajar sampai datangnya senja,
Rentang waktu yang dari terbitnya Matahari dan sampai terbenamnya..
Dari pagi sampai sore..

Jika Tuhan menjadikan waktu atau hari-hari yang ada,maka setiap hari pasti adalah Hari yang baik..
Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita,baik itu kesakitan,kesedihan,pergumulan ataupun dukacita,semuanya itu terjadi dalam sepengetahuan Tuhan..

Hari yang baik identik dengan hari yang Beruntung..
Ketika Allah menciptakan Dunia,Dia menciptakan langit,perairan,Dia menciptakan malam,Dia menciptakan Siang..
Setelah siap dengan ciptaannya,Dia melihat bahwa segala sesuatunya Baik adanya ( Kejadian 1 : 21 )
Sebenarnya Kita manusialah yang menciptakan hari baik maupun buruk..
Dan kita berusaha membuat hari kita slalu baik,seperti yang tertulis di Alkitab 1 Petrus 3 : 10-12
-Jaga Lidah
-Lakukan yang baik
-Carilah perdamaian..

Menjaga Lidah berarti belajar memperkatakan hal-hal yang positif dan jujur
Memulai hari dengan ucapan positif akan menghasilkan energi dan semangat yang positif..
Mari kita menjaga dan memelihara perkataan kita agar oranglain tidak tersandung akan kata-kata kita..
Melakukan yang baik artinya selalu belajar dari pengalaman diri kita sendiri agar tak sama memperlakukan orang yang pernah terluka hatiny karna kita dan mengulangi hal yang sama..
Untuk mencapai sesuatu kita membutuhkan oranglain dan sebaiknya kita bisa memelihara perdamaian dengan semua orang..( Roma 12 : 18 )


" Persahabatan ibarat tangga..
Semakin banyak sahabat,semakin banyak pula tangga yang bisa kita naiki utk mencapai kesuksesan!
Jadikanlah setiap hari menjadi hari yang baik!!
Baik tidaknya hari-hari kita,tergantung bagaimana kita mengisi hari-hari tersebut"

Minggu, 20 November 2011

Keberanian Untuk Melangkah

 Pada dasarnya manusia memiliki kebiasaan untuk memegang erat materi,kebiasaan,ataupun cara berpikir lama dan tidak berani membuka diri terhadap perubahan.
Ini karena kekhawatiran atas ketidakpastian pada masa akan datang..
Keberanian untuk melepaskan apa yang menurut kita sangat berharga seringkali membuahkan hasil yang lebih baik..
Apalagi hal itu jika berhubungan dengan kehendak atau perintah Tuhan kepada kita..
Rasanya memang berat untuk melepaskan kebiasaan-kebiasaan ketika kita masih berada dalam kuasa Dosa..
Berat rasanya untuk meninggal kebiasaan yang penuh "Kesenangan"..
Tapi mungkin kita tidak pernah terpikir akan akibatnya pada masa akan datang..
Kebiasaan yang tidak baik hanya akan menyeret kita pada kehancuran..
tetapi mereka yang berani melepaskan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak baik,akan menuai hasil yang baik sesuai ketaatan kepada perintah Tuhan..

Ketika Tuhan memberikan panggilan Khusus untuk sebuah tugas yang baru menuntut kita harus meninggalkan yang lama itu..
Maka mulailah kita khawatir dan menimbangi segala sesuatunya apa yang akan terjadi esok..
Akhirnya kita memilih untuk tetap memegang erat apa yang sudah ada ditangan kita,dan mengabaikan kehendak Tuhan..

Jika Tuhan menuntut kita mau berubah,kita harus berani berubah!!
Tanpa keberanian untuk berubah,seseorang tidak akan mengalami kemajuan.
.

Sabtu, 19 November 2011

Bijak Mengambil Keputusan



"Tertawa beresiko memperlihatkan Kebodohan..
Menangis beresiko memperlihatkan Kecengengan..
Bertemu oranglain beresiko memperlihatkan Keterlibatan..
Menunjukkan perasaan beresiko menunjukkan Diri kita yang sebenarnya..
Mengemukakan gagasan-gagasan,impian-impian dihadapn orang banyak beresiko Kehilangan semua impiannya..
Mencintai beresiko untuk Disakiti dan Tak dicintai..
Hidup beresiko Meninggal..
Berharap beresiko Putus Asa..
Mencoba beresiko untuk Gagal"

Artinya semua keputusan dan tindakan yang kita ambil dalam hidup ini menghasilkan Resiko..

Didalam kehidupan ini banyak orang yang tidak berani melangkah karna takut akan resiko..
Orang yang takut dan tidak berani mengambil resiko,tidak melakukan terobosan apapun dalam hidupnya..
Mintalah hikmat dari Tuhan disaat kita berhadapan dengan pilihan yang beresiko,dan jangan pernah kita melangkah mundur jika dihadapan kita ada resiko..
jadikanlah itu sebagai tantangan dan batu loncatan yang mampu membuat kita termotivasi dan melakukan yang terbaik..
Jangan pernah putus asa sebelum mencoba..
Karna Tuhan lebih menghargai orang yang putus asa karna sudah mau mencoba daripada orang yang hanya bisa berdiam diri..
 
"Jika Kita Tidak Berani mengambil resiko yang kecil,maka kita akan menghadapi resiko yang lebih besar lagi"
Salam Damai

Sabtu, 29 Oktober 2011

Perkataan yang Memberkati

Kemampuan untuk bercerita atau berkata-kata secara lisan perlu kita syukuri..
Dengan berbicara kita dapat mengungkapkan pendapat dan isi hati kita dengan mudah..
Dibandingkan dengan saudara/i kita yang mengalami gangguan bicara..
Dengan berbicara pula kita membangun sebuah hubungan,mengajar orang lain,dan menceritakan firman Tuhan..
Tetapi,dengan perkataan pula orang bisa menghancurkan sebuah hubungan dan menyakiti sesamanya..

Firman Tuhan mengingatkan,
“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu,tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun,dimana perlu,supaya mereka yang mendengarnya beroleh Kasih Karunia."
( Efesus 4:29)

Dalam Kitab Yakobus mengatakan bahwa:
Lidah merupakan anggota tubuh yang sulit dikendalikan.
banyak orang yang sulit mengendalikan Lidah dalam berkata-kata,

Sehingga kata-kata sia-sia dan tidak membangun meluncur begitu saja..
Apalagi jika seseorang tersebut sudah dikuasai emosi..
Orang emosi jarang sekali bisa berpikir panjang sebelum berkata-kata..


Kata-kata kotor yang dimaksud diatas adalah:
Fitnah dan Gosip
Fitnah adalah perkataan bohong atau tidak didasari kebenaran,yang sengaja disebarkan dengan maksud menjelekkan dan merusak nama baik seseorang..
Gosip adalah penggunjingan,cerita obrolan negatif tentang seseorang..
Memfitnah dan bergosip adalah hal yang tidak baik,karna kita menuduh serta menghakimi seseorang yang demikian kita melanggar perintah Tuhan untuk mengasihi sesama..
Orang yang difitnah dan digosipkan dapat terluka hatinya..
Jika sudah begitu,bukankah kita sudah menjadi batu sandungan melalui perkataan kita??


Cemooh dan Hinaan.
Ada orang yang berpikir bahwa mencemooh dan menghina seseorang adalah sesuatu yang wajar..
Alasannya adalah,"sayakan cuma bercanda!"
Kita tidak tahu bagaimana hati seseorang dan hati seseorang itu berbeda-beda dengan situasi yang dia hadapi..
Cemooh dan hinaan yang sekalipun dilakukan dalam rangka bercanda,bisa membuat seseorang tersinggung atau bahkan marah..
Bercandalah sewajarnya,jangan sampai kata-kata menjurus pada penghinan terhadap seseorang..

Makian
Makian merupakan kata-kata kasar dan jahat yang diucapkan seseorang karena sedang dibakar emosi atau marah

Bagaimana sulitnya menjaga lidah,kita harus berusaha mengendalikan perkataan kita.
Hendaklah kata-kata yang keluar dari mulut kita adalah kata-kata yang membangun dan memberkati sesama..
Minta agar Roh Kudus memampukan kita untuk mengucapkan kata-kata yang baik dari perbendaharaan kita..


“Lidah dan Mulut yang tidak dikontrol bisa menjadi sumber Malapetaka..”




Kamis, 27 Oktober 2011

Peka Terhadap Remaja


Sore itu Sang Ibu sedang menonton Televisi bersama Putra sulungnya Arya.
Sejak tadi aku memrhatikan sikap Arya yang tidak seperti biasanya. 
Ia kelihatan gelisah dan sesekali memandang kearahku.

Kenapa kamu belum makan Ar?? Semuanya sudah makan,kecuali kamu”Kata sang Ibu..
“Arya tidak lapar Ma” jawabnya..
Sesaat setelah itu Ia berkata,”Ma,Arya mau bicara sama Mama.” 
Mendengar nada bicaranya dan mimik wajahnya yang kelihatan cemas,aku jadi kaget .
“Apa yang terjadi dengan anak remajaku ini?” Batinku..
Mama,lebih baik kamar Mama dan Papa dikunci saja kalau Mama dan Papa berangkat bekerja,agar Arya tidak main internet.”
“Kenapa Nak?” tanyaku penuh selidik,
 “Mama,maafkan Arya dan tolong Arya. Kemarin Arya sengaja membuka gambar dan film porno.Itu membuat Arya tidak tenang.Arya merasa berdosa.Arya tidak mau terikat dengan foto dan film itu ma. Tolong bantu Arya bagaiman caranya.”

Mendengar penuturannya,sang Ibu sedih bercampur senang.
SEDIH,karena apa yang selama ini Mereka khawatirkan benar-benar terjadi,bahwa anak mereka mulai membuka gambar dan film porno.
SENANG,karena Ia jujur mengakui kesalahannya dan memohon bantuan mereka agar dia tidak terikat kebiasaan buruk itu. Sang Ibu menangkap kejujurannya sebagai sebuah sunyal bahwa dia tidak ingin terikat dengan dosa,lalu sang Ibu mulai menasihatinya..
Nasihat yang diberi saat itu adalah berisi empat poin :
Pertama : Agar Ia jangan hanya takut kepada manusia dalam hal ini,sebagai orangtuanya.Yang lebih utama harus takut kepada Tuhan,karena sikap ini akanmenjaganya melangkah dari dosa.Sang Ibu menyadari,jika si anak hanya takut kepada mereka,ia bisa melakukannya ditempat lain. Tetapi jika dia takut kepada Tuhan,kapan dan dimanapun ia akan menjaga sikapnya.
Kedua : Hindari situasi yang akan memudahkannya jatuh kedalam dosa,misalnya keadaan sepi tanpa oranglain.Karena itu akan membuat kesepakatan bahwa dia akan bermain internet hanya jika orangtuanya bersama dia.
Ketiga: Menjaga pergaulan.
Sang Ibu mengingatkannya agar tidak berteman  dan ikut-ikutan dengan orang – orang yang akan memberikan pengaruh negatif kepadanya..
Keempat: Jangan bermain-main dengan dosa.Dosa itu seperti perangkap yg akan menjerat dan men gikatnya.
Sebagai orangtua,harusnya peka terhadap keberadaan anak-anak.Anak remaja perlu perhatian dan pengawasan orangtua. Terkadang orangtua berpikir bahwa mereka baik-baik saja,padahal kami selaku anak sedang bergumul dengan kebiasaan buruk.
Bangun hubungan yang dekat dengan anak-anak,agar kami memiliki keterbukaan atas masalah yang kami hadapi..
Sesekali datangi kekamar,lihat apa yang sedang kami lakukan ketika berada dikamar sendirian..

Hanya dengan mendidik kami dalam jalan Tuhan,maka kelak kami akan mendatangkan ketentraman dan sukacita bagi kita (Amsal : 29 : 17 )

Rabu, 26 Oktober 2011

Adakah Perhatian??

Seorang anggota Keluarga atau Kepala keluarga yang menduduki suatu jabatan dalam sebuah pekerjaan akan mengalami tekanan karena banyak urusan, janji, dan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu singkat..
Hal tersebut sangat mempengaruhi cara bersikap terhadap anggota keluarganya..
Dia akan mau membentak Istri,dan anak-anaknya..

Dia juga akan merasa jengkel jika ada orang yang mengganggu kesibukannya,walaupun orang tersebut hanya sekedar mengajak bicara..
Lambat laun sikapnya seperti ini akan membuat anggota keluarga lainnya takut..
Mereka merasa ketegangan jika berhadapan dengannya..


"Masih kuingat seperi sebuah kisah nyataku..
Sewaktu aku masih berumur 5 tahun,karna kelalaian dan sering bermain sampai lupa waktu dan tempat,aku pernah mengalami sebuah kecelakaan kecil yaitu Keningku membentur sebuah tembok dan berdarah..
Lalu aku dilarikan kesebuah klinik dan keningku kena 7 jahitan saat itu..
Saat itu aku melihat Bapak ada ditempat itu masih berpakaian kantor dan sibuk dengan Handphone genggamnya..
Saat itu aku berkata kepada Mommy,"Ma,mana Bapak??Aku pengen ngomong sama Bapak..
Tapi saat Mamy memanggilnya,Bapak tak mau dan berkata "Tunggu dulu"
Sampai pada akhirnya tak jadi sedikitpun..
Bapak tetap asik dengan HP-nya dan jika Mommy memanggilnya untuk melihatku,Dia menjadi marah dan berkata,”lebih penting ini daripada itu dan nanti bisanya saya lihat Dia!!”"

Baik atau tidaknya sikap yang ditunjukkan kepada seseorang atau sesuatu,
ditentukan oleh seberapa besar perhatian yang diberikan terhadap orang atau sesuatu tersebut.
Jika perhatian yang diberikan untuk pekerjaan lebih besar daripada suami,istri,saudara,orangtua,dan anak,Maka kita akan merasa kesal ketika mereka meminta waktu sosoknya.
Atau dia akan memberi waktu dan perhatian kepada Mereka,tetapi hanya dengan setengah hati..

Hal ini juga sama berlaku dengan hubungan kita dengan Tuhan..
Berapa sering kita merasa terganggu dengan jam-jam ibadah atau kegiatan kerohanian gereja

Sebagian orang tidak sempat lagi untuk bersekutu dengan Tuhan dalam doa dan bacaan firman Tuhan..
Itu semua hanya karna lebih mementingkan pekerjaan atau usaha..
Ada juga yang berdoa terburu-buru sambil sesekali memperhatikan jam dan memikirkan kegiatan lainnya..

Selama masih hidup didunia ini,segala sesuatu yang memang penting..
Kita perlu memberikan perhatian untuk pekerjaan,karena pekerjaan penting untuk kelangsungan hidup kita..
Kita juga perlu memberikan perhatian untuk keluarga,karena kita merupakan bagian dari keluarga..
Kita perlu memberikan perhatian untuk Tuhan dan pekerjaanNya,karena Tuhan yang empunya hidup kita..
Kuncinya terletak dari pengaturan kita,sehingga segala sesuatunya dapat berjalan dengan seimbang..

Ketika bekerja,berikan perhatian penuh terhadap pekerjaan..
Ketika kita bersama dengan keluarga dan ketika mereka meminta perhatian kita,
Berikan perhatian penuh kepada Tuhan..
Seperti halnya pemazmur yang datang kepada Tuhan dengan rasa haus dan kerinduan yang besar kepadaNya..
mari lakukan segala sesuatunya dengan penuh perhatian..


Bapa,beriku hikmat agar semuanya bisa berjalan dengan seimbang..Ajarku memberi perhatian penuh untuk Tuhan,Keluarga.dan pekerjaan..

Selasa, 25 Oktober 2011

Menjadi Sahabat Terbaik






Dari segudang sahabat yang kita miliki,hanya beberapa yang mendukung perjalanan sukses kita..
Kadang dalam persahabatan juga slalu ada iri hati dan dengki jika seorang sahabatnya itu ternyata lebih sukses dari dirinya dan menimbulkan kebencian..
Kadang seseorang berpikir bahwa dari segi kualitas kepribadian dan kepemimpinan,dia juga layak untuk menerima kesuksesan seperti sahabatnya itu..
Keadaan seperti itu membuat orang yang bersahabat menjadi musuh...

Tetapi sebetulnya,dengan mengesampingkan persaingan,kecemburuan,kebencian,kepahitan,dan nafsu atas apa yang dimiliki sahabat kita membuat kita memilih meenjadi sahabat karib..
Memang cara terbaik untuk menghancurkan permusuhan adalah dengan membuat semua orang menjadi sahabat..

Setiap orang memerlukan sahabat..
Sebuah buku pernah saya baca yang berisi
" dalam tingkat yang tertentu persahabatan merupakan kebutuhan manusia.Seorang yang menyendiri secara sempurna,yang perasaannya tidak merangkul siapa pun,dan yang tidak dirangkul oleh siapapun,betul-betul terhilang"
Bangunlah persahabatan sebanyak mungkin,karna hidup kita lebih bermakna dan lebih kuat manakala kita memiliki banyak sahabat..

Ketika orang-orang disekitar kita merasakan bahwa kita menebarkan kasih persahabatan,maka mereka akan membuka diri..
Semakin banyak orang yang membuka diri dan percaya kepada kita,semakin banyak pekerjaan besar yang bisa kita selesaikan bersama..

Tuhan,perkayalah sahabatku dengan hikmat,ketulusan,dan keberanian supaya bersama kami akan memengaruhi dunia dengan terangMu..

Minggu, 25 September 2011

Mata adalah cerminan Hati




Mata adalah cerminan hati..
Ketulusan dan isi hati seseorang terpancar dari sorot matanya..
Seseorang bisa saja bibirnya tersenyum manis pada kita dan kata-katanya sangat merdu didengar + sopan saat berbicara,tetapi sorot mata berbeda..

Rasa marah,benci,kecewa,terluka,dan aneka rasa sakit lainnya harusnya diselesaikan sesegera mungkin..
Karna itu akan membuat kita tidak lagi dapat membedakan yang benar dan yang salah..
Sejak manusia pertama diciptakan,ketika dia tidak membereskan suasana hatinya,maka hal itu akan slalu menimbulkan DOSA..
Seperti halnya Kain membunuh Habel yang sama skali tidak bersalah kepadanya karna panas hati..
Akibatnya Kain dihukum Tuhan dan menjadi pelarian.

Adalah lumrah jika kita sakit hati atau kecewa,tetapi semua itu bisa berakhir dengan baik kalau kita mau membereskannya,bukan malah mendiamkannya..
Kalau hari ini kita mengalami sakit hati dan suasana hati yang bermasalah karena berbagai sebab,segera bereskan itu secepat mungkin..
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.
Jangan pernah biarkan benih dosa bertumbuh dalam hati kita hanya gara-gara kita tidak mau membereskan suasana hati..
Aku sudah mencobanya kepada seseorang disana dan lebih memilih bersahabat dan bersaudara dengannya daripada memusuhi walaupun terasa sulit menerima rasa kecewa itu..
Sudah saatnya Anda mencobanya!!!

Ayat Alkitab :
"Mata adalah pelita tubuh,jika matamu baik,teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat,gelaplah seluruh tubuhmu.
Jadi jika terang yang ada padamu gelap,betapa gelapnya kegelapan itu"
( Matius 6 : 22 - 23 )

Salam Ocha ChaNo Hutabarat