Jesus Always in My live

Jesus Always in My live

Sabtu, 30 Juni 2012

DIAM LEBIH BAIK KETIKA KITA DIHADAPKAN DENGAN SUATU PERSOALAN DENGAN ORANGLAIN

Dalam hidup berinteraksi dengan oranglain,peluang untuk terjadinya gesekan.
Bukan hanya dalm lingkungan sekolah,kuliah,ataupun pekerjaan dan pelayanan pun lazim terjadi perbedaan cara pandang dan prinsip hidup.
jika tidak disikapi dengan bijak,tentu akan membahayakan kelangsungan dari pelayanan itu sendiri.
Berdiam diri adalah sikap terbaik ketika kita tengah berada dalam badai kritik.
Ini menjadi suatu momentum bagi kita untuk sejenak memperlambat langkah,lebih banyak mendengar daripada berbicara,serta memberi kita cukup waktu untuk mengevaluasisetiap langkah yang sudah kita ambil.
Perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam sebuah hubungan dengan orang-orang disekitar kita.
Semua kembali pada respon yang kita akan lakukan untuk menanganinya.
Bahkan dalam kritik yang tajam sekalipun,tetap ada satu poin positif yang bisa diambil,yakni bahwa Orang yang mengkritik kita memberikan perhatian pada kita!

Mengalah bukan berarti kalah!
Kemampuan untuk menguasai diri, penuh kontrol, dan berdiam diri justru menunjukkan kualitas pribadi yang matang.
Kitab Amsal secara lugas berkata," siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri "
Seorang yang bijak tahu kapan harus berdiam diri dan tahu kapan harus berbicara.
Jika situasi masih panas,akan lebih baik jika kita mundur sejenak.
Firman Tuhan dalam Roma 12 : 18 berkata,"Sedapat-dapatnya,kalau hal itu bergantung padamu,hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!"
Hal yang sama juga harus kita lakukan ketika kita menghadapi fitnah.
Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.
Sebagai domba Allah kita cukup berdiam diri dan menantikan Dia.
Biarkan Tuhan Sang Gembala Agung yang menjadi Pembela kita,karena dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatan kita..

Sabtu, 23 Juni 2012

Memupuk Kebiasaan Baik

Didalam hidup karakter seseorang akan bertumbuh kuat sesuai dengan apa yang Ia pupuk.
 Apabila kita membiasakan sifat pendendam,tidak sabaran, rendah diri atau apapun sifat negatif lainnya,hanya akan membuat hidup kita slalu negatif.
Sering kita mengeluh tentang keadaan kita,berbicara negatif tentang oranglain,dan masih banyak hal lainnya yang membuat kita cukup masuk akal untuk mengeluhkannya.
Dan apabila kita mengeluh,kita terkadang merasa lega dan kita cenderung slalu Nyaman memupuk pikiran negatif tersebut.
Penting kita ketahui bahwa ternyata kebiasaan kita seperti ini hanya akan menjerumuskan kita untuk melakukan hal-hal negatif lainnya,seperti mulai menyalahkan Tuhan.
Untuk itu,mari jangan biarkan sifat negatif berkembang didalam hidup kita!!
Kebiasaan baik maupun buruk yang kita lakukan akan sangat menentukan dan mempengaruhi masa depan kita.
" 90 persen dari perilaku kita setiap hari dibangun dari kebiasaan kita sendiri "
 Kebiasaan baik,bisa dikembangkan dengan mengupayakn hidup yang sesuai dengan ayat Alkitab.  
" Hanya,hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus "
 Firman Tuhanlah yang menjadi standard dalam berperilaku Baik.
 Tak ada yang tertulis didalam Alkitab yang bertolak-belakang dengan tindakan yang baik!
 Dan hasilnya nantinya bahwa,karakter yang baik lahir dari kebiasaan dalam melakukan Firman Tuhan!  
" kebiasaan yang baik akan melahirkan karakter yang baik! Karakter yang baik akan melahirkan masa depan yang baik pula! "
 Percayalah,setiap orang bisa berubah dan mengembangkan kebiasaan baik.  
"Kebiasaan baik itu merupakan suatu perjuangan seumur hidup yang harus dilatih terus-menerus tanpa ada kata PUTUS ASA! "